Skip to content

Hero: Sebuah Paradoks?

June 26, 2009

Pada mulanya, saya kurang suka film Mandarin. Saya lebih suka menyaksikan film Jepang atau film Korea. Alasannya memang terlalu dangkal. Pada film Jepang maupun Korea, saya cenderung lebih bisa mengikuti pelafalannya. Berbeda dengan film-film Mandarin, meski saya tergolong penggemar Jackie Chan. Tidak heran kalau akhirnya saya terbilang jarang menyaksikan film Mandarin. Namun, oleh dorongan beberapa teman, baik langsung maupun tidak langsung, saya mulai melirik film Mandarin sebagai salah satu tontonan sekaligus bahan pelajaran.

Salah satu film yang direkomendasikan kepada saya adalah film “Hero”. Film yang dibintangi sejumlah bintang kenamaan ini terbilang film saga yang ternyata sangat menarik untuk dibahas. Tidak saja dari segi penuturannya (plot), tapi juga dari aksi laga, karakter, maupun filosofinya.

Read more…

Advertisements